English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
WELCOME TO MANIAK INFO PENTING . . . . .

Sunday, July 24, 2011

Indonesia VS Turkmenistan - Lapangan Buruk

 Timnas Indonesia berhasil menahan imbang tuan rumah Turkmenistan 1-1 pada babak pertama Pra Piala Dunia di Ashgabat Olympic Stadium, Turkmenistan, Sabtu malam (23/7/2011). 

Tuan rumah unggul lebih dulu melalui tendangan bebas Vyacheslav Krendelev pada menit ke-12. Tim Indonesia yang mengenakan kostum merah-hijau-hijau berhasil menyamakan kedudukan oleh Muhammad Ilham pada menit ke-29 ketika terjadi kemelut di depan gawang lawan yang dikawal Shamuradov Maksatmyrat.

Dalam pertandingan yang disiarkan langsung stasiun RCTI, pada awal pertandingan tim Indonesia yang kini diasuh pelatih Wim Rijsbergen dan asisten pelatih Rahmad Darmawan beberapa kali mendapat serangan berbahaya dari Turkmenistan.

Rahmad Darmawan menurunkan skuad terdiri atas Ferry Rotinsulu (kiper), M Ridwan, M Roby, Ricardo Salampessy, Muhammad Nasuha, Zulkifli Syukur, Muhammad Ilham, Ahmad Bustomi, Firman Utina (C), Cristian Gonzales, dan Boaz Salossa.

Pada menit kedua dan kedelapan Turkmenistan sudah mendapat dua kali tendangan bebas. Namun sepanjang 10 menit pertama belum ada serangan berarti dari tim Merah Putih.

Baru pada menit ke-21 Indonesia mendapat tendangan penjuru pertama yang dilakukan oleh Firman Utina dari arah kanan gawang lawan.

Menit ke-23 sebuah peluang diraih Muhammad Ridwan dan tendangan kaki kirinya masih melenceng di kanan gawang lawan.

Para pemain Turkmenistan memanfaatkan kondisi lapangan yang buruk dengan lebih banyak melepaskan umpan-umpan panjang sehingga berhasil menciptakan peluang ke depan gawang Indonesia.

Satu tendangan keras Boaz Salossa pada menit ke-42 kemudian masih melambung di atas mistar gawang, dan Turkmenistan membalas melalui serangan balik yang masih bisa diamankan kiper Ferry Rotinsulu.

Kondisi ini sampai pada babak kedua meski ada beberapa tendangan dari tim Merah Putih yang bisa membobol lawan.


Sumber

Sinopsis Dream High


Bagi kamu pecinta Drama Korea tentunya akan senang mendengar kabar ini, yaitu kabar tentang Drama Korea Dream High yang akan segera tayang di Indonesia. Menurut kabar yang beredar, Dream High sendiri akan tayang di Indosiar mulai 14 Juli 2011 mendatang. Jam tayangnya akan berlangsung pada hari Senin sampai Jumat, pukul 1.30 WIB.

Seperti yang diketahui bahwa Dream High sendiri merupakan Drama Korea yang dibintangi oleh enam orang artis papan atas Korea, diantaranya adalah Suzy, Kim Soo Hyun, Taecyeon, Ham Eun Jung, Wooyoung dan Kim Sook Pil.

Sekilas sinopsis Dream High yang menceritakan kisah enam siswa sekolah tinggi yang ingin meraih mimpi menjadi bintang musik di Industri musik Korea.


Dream High sendiri terdiri dari 16 episode dan sudah dirilis semenjak bulan Januari 2011 yang lalu. Setelah hampir 6 bulan dirilis di negara asalnya, kini Dream High sendiri bakalan menyapa penggemar Drama Korea di Indonesia. Jadi bagi teman-teman yang sudah lama menantikan Drama ini, persiapkan segera waktu kamu, karena sangat sayang jika kamu harus melewatkan waktu untuk nonton Drama yang paling ditunggu-tunggu di Indonesia ini.

Amy WineHouse Dead

Pelantun 'Back To Black', Amy Winehouse ditemukan meninggal dunia pada Sabtu, 23 Juli 2011, di tempat tinggalnya di Camden Square, London. Kepolisian sudah membenarkan kabar meninggalnya peraih lima Grammy Award pada 2008 yang masih berusia 27 tahun itu.


"Polisi dipanggil oleh pelayanan Ambulans London ke Camden Square NW1 hari ini pukul 16.05 waktu setempat, Sabtu 23 Juli 2011, menyusul laporan tentang seorang wanita yang ditemukan meninggal," kata seorang petugas seperti dikutip laman Daily Mail.


Polisi masih belum memberikan keterangan penyebab kematian artis pemilik nama lengkap Amy Jade Winehouse itu. Penyanyi eksentrik ini dulu berpenampilan sangat cantik. Ia memiliki suara yang sangat berkarakter dan dipuji oleh banyak kritikus musik. 

Tetapi hobi merokok, minum alkohol, dan menggunakan obat-obatan terlarang seringkali membuatnya terlibat dalam berbagai masalah. Diduga meninggalnya Winehouse karena pengaruh buruk kebiasaan yang tidak bisa ditinggalkannya, yakni mengkonsumsi obat-obatan terlarang dan alkohol. 

Winehouse saat ini memang sedang berjuang melepaskan diri dari ketergantungan obat-obatan dan alkohol. Saat ini, kegiatan menggungnya telah berkurang, karena dia berkonsentrasi melepaskan diri dari ketergantungan akut itu.


sumber

Thursday, July 7, 2011

Apa Yang Disembunyikan Nasa Tentang Mars?


Taukah Anda Langit Mars Ternyata Biru?
Pada tahun 1976, Amerika Serikat menghabiskan jutaan dolar untuk mengirim wahana Viking Lander I ke planet Mars. Tepat pada pukul 2 siang tanggal 21 Juli 1976, Departemen Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA menerima foto pertama yang berhasil diambil dari Viking. Foto tersebut menunjukkan planet Mars memiliki langit berwarna biru yang indah, bukan merah seperti yang kita kenal selama ini.

Planet Merah, itulah julukan yang diberikan orang selama puluhan tahun kepada planet Mars. Hal ini dikarenakan foto-foto yang dirilis NASA menunjukkan warna merah pada hampir setiap unsur di planet itu. Mars juga digambarkan sebagai planet yang tidak ramah dengan badai debu berwarna merah. Karakteristik ini juga telah digambarkan di beberapa film science fiction seperti "total recall" dan "red planet".

Namun ternyata planet merah tidaklah semerah yang kita bayangkan.

Pada tanggal 10 Januari 2004, departemen JPL NASA yang bertanggung jawab atas wahana spirit rover menyelenggarakan konferensi pers di Pasadena, California. Pada konferensi itu, mereka menunjukkan sebuah foto Mars terbaru yang diambil oleh wahana spirit, Foto Mars dengan langit berwarna biru.


Foto diatas jelas berbeda dengan foto Mars yang biasa kita lihat, seperti foto yang ada dibawah ini.


Ini mengejutkan ! Pada tahun-tahun sebelumnya, NASA hanya merilis foto Mars dengan langit berwarna merah. Setelah konfrensi pers JPL itu, NASA memberikan alasannya :

"Jika pada saat wahana mengambil foto sedang terjadi badai debu di Mars, maka foto akan menjadi merah".

Dengan pernyataan ini, NASA mengakui bahwa Mars memang memiliki langit berwarna biru seperti bumi ! Namun anehnya, mengapa selama ini NASA hanya merilis foto Mars dengan langit merah? mungkinkah ada sesuatu yang ditutup-tutupi ? Dan mengapa baru tahun 2004 NASA mengungkapkan semuanya ?

Menurut sebuah buku, NASA memang sengaja merahasiakan fakta tersebut.

Buku yang saya maksud adalah buku yang berjudul "Dark Mission : The Secret History of NASA" karangan Richard C Hogland dan Mike Bara. Mereka menceritakan bahwa NASA dengan sengaja telah mengubah warna langit pada planet Mars.

Pada tahun 1976, ketika foto pertama Mars datang dari Viking, dunia bisa melihat melalui televisi bahwa Mars ternyata memiliki langit berwarna biru ! Namun, beberapa waktu kemudian, foto resmi yang beredar adalah Mars dengan langit berwarna merah. Menurut NASA, foto Mars yang menunjukkan langit berwarna biru adalah foto yang mengalami kesalahan filterisasi warna. Dengan kata lain, kesalahan teknis. Namun tidak demikian menurut Richard Hogland dan Mike Bara.

Menurut mereka, dua jam setelah foto pertama dari Viking tiba, seorang teknisi NASA tiba-tiba mendapat perintah dari Administrator NASA, Dr. James Fletcher, untuk menghancurkan semua negatif film yang menunjukkan langit biru pada planet Mars. Gambar-gambar yang lain kemudian diubah menjadi hampir merah total untuk menunjukkan seakan-akan tidak ada kehidupan di Mars.

Contohnya foto dibawah ini. Foto disebelah kiri adalah foto yang dirilis oleh NASA mengenai keadaan planet Mars. Pada foto tersebut terlihat warna bendera Amerika mengalami distorsi. Para peneliti kemudian memperbaiki warna foto tersebut dengan menggunakan bendera Amerika sebagai patokan. Dan hasilnya adalah foto disebelah kanan. Mars memiliki langit biru !


Tindakan administrator NASA yang memerintahkan penghancuran foto asli Viking I menimbulkan banyak pertanyaan. Mengapa NASA begitu ngotot menyembunyikan keberadaan langit biru tersebut dari dunia ? Apakah ada sesuatu yang lain ikut terpotret pada foto yang dihancurkan tersebut ?

Sayang sekali, pertanyaan ini belum terjawab hingga sekarang. Namun konon para astronom di teleskop Hubble telah lama mengobservasi bahwa Mars memang memiliki langit berwarna biru.

Walaupun begitu, beberapa ilmuwan tetap membela NASA. Menurut mereka, NASA tidak mengubah warna langit. Perbedaan warna terjadi karena proses filterisasi yang tidak sempurna pada wahana penjelajah Mars.

Ya, mungkin saja mereka benar. Namun bagi penganut teori konspirasi, tindakan NASA merahasiakan hal tersebut karena NASA ingin menutupi fakta bahwa ada kehidupan di planet Mars !

Sayang. Tidak ada yang bisa mengetahui pasti kebenarannya. Namun, setelah konferensi pers JPL tahun 2004, sepertinya NASA mulai membuka kebenaran ini kepada publik. Contohnya foto dibawah ini yang diambil oleh wahana Opportunity tanggal 26 Februari 2004. Foto ini menunjukkan matahari terbenam di planet Mars.





Peaceful dan beautiful ! (matahari terbit di Mars)

Apapun yang berusaha ditutupi oleh NASA, namun sekarang paling tidak kita mengetahui bahwa Mars memang memiliki langit berwarna biru. Mungkin suatu hari kita bisa membangun peradaban baru di tempat itu



Cerdas Tanpa Melihat Televisi



TRIBUNNEWS.COM - Jangan biasakan anak Anda menonton televisi meskipun masih bayi. Penelitian menyebutkan bayi yang menonton tv cenderung mengalami keterlambatan kognitif dan bahasa di 14 bulan pertama

Penelitian dari New York University School of Medicine-Bellevue Hospital Center mengatakan bayi yang menonton tv 60 menit setiap hari, memiliki perkembangan tiga kali lebih rendah setelah 14 bulan dibanding yang tidak.

Meskipun perkembangan tersebut masih dalam kisaran normal, perbedaan yang nyata terlihat ketika anak-anak dan orang tua menonton tv bersama. Dalam kondisi ini, mereka lehilangan waktu berbicara, bermain dan berinteraksi untuk pembelajaran dan perkembangan.

Untuk pilihan program acara, penelitian ini juga tidak memberikan nilai plus minus. Meskipun anak menonton program yang berbau pendidikan, orang tua malah menghabiskan waktu sedikit untuk mengajar anak membaca dan sebagainya.

Walaupun anak terbantu belajarnya dengan berbagai macam program pendidikan, pada kenyataannya anak-anak akan lebih mudah memahami sekaligus senang ketika diajarkan langsung oleh orang dewasa. Pengasuh elektronik bukanlah bantuan pendidikan.

"Mengajarkan anak langsung berbicara dan membaca akan membuat anak merasa bergembira saat belajar. Dan penelitian ini sangat memberikan keterbukaan bagi orangtua yang masih enggan mengajar langsung untuk anak-anak mereka," tambah para peneliti.



Sumber

Wednesday, July 6, 2011

Angry Bird Menuju Layar Lebar



VIVAnews - Rovio, pengembang aplikasi games"Angry Birds", tampaknya serius ingin 'melontarkan' burung-burung galaknya ke layar lebar. Mantan petinggi Marvel Studios, David Meisel, pun didekati Rovio untuk dijadikan penasihat khusus.

Seperti dikutip dari Variety.com, Chief Executive Officer (CEO) Rovio, Mikael Hed, mengatakan tertarik dengan keberhasilan Meisel di Marvel dalam mengembangkan brand perusahaan yang memproduksi komik seperti "Spider-man", "X-Men", dan "Iron Man".
Rovio berharap dapat mengembangkan brand "Angry Birds" lebih independen, lebih kreatif, dan berhasil secara finansial.

Selain itu, Rovio akan fokus menjadikan "Angry Birds" ke bisnis franchise yang lebih luas. Dari aplikasi games, aksi berbagai karakter burung galak ini diharapkan juga akan tampil dalam bentuk animasi pendek, film, serial televisi, danmerchandise.
Saat ini, aplikasi games "Angry Birds" telah diunduh lebih dari 250 juta kali sejak diluncurkan pada 2009.

Maisel akan mengarahkan Rovio dalam menjalankan strategi entertainment-nya. Pembicaraan telah dilakukan Meisel dengan sejumlah penulis naskah dan sutradara. Rencananya, Meisel akan menjadi produser eksekutif film layar lebar "Angry Birds".
"Telah banyak pembicaraan tentang film 'Angry Birds', tapi sekarang akan menjadi kenyataan. Proses sudah dimulai saat ini," kata Meisel kepada Variety.

Rovio sendiri sangat yakin dengan Meisel. Bahkan, Meisel disejajarkan dengan George Lucas oleh CEO Rovio, Mikael Hed.

"Dua orang yang saya tahu, yang 'keluar' dari sistem studio dan membangun bisnisentertainment secara siginfikan dan membuat terobosan di dunia film. Itu menjadi aspirasi kami, selain George Lucas, David (Meisel) merupakan orang terbaik yang kami harap dapat diajak kerja sama," tutur Hed.

Games "Angry Birds" sendiri berkisah tentang sekelompok burung yang marah karena telur mereka dicuri gerombolan babi hijau. Mereka kemudian menyerang dan menghancurkan babi hijau itu dengan cara menjadikan mereka peluru ketapel, untuk dilemparkan ke markas babi hijau.

"Angry Birds" mungkin akan menjadi perintis film yang diangkat dari games di aplikasi ponsel. Sebelumnya, games yang diangkat ke film merupakan games yang sukses di konsol video games atau mesin arcade.

Tapi, tidak banyak film yang diambil dari games yang bisa sukses di pasaran. Sejumlah film yang terinspirasi games, seperti "Mario Bros", "Street Fighter", "Double Dragon", "Final Fantasy", "Silent Hill", juga "Tekken", terhitung jeblok di pasaran.

Apakah Rovio akan sukses menampilkan berbagai karakter burung galak itu ke hati para pecinta film? Tentu bukan tugas mudah bagi David Meisel. (art)
• VIVAnews